Mengkaji tantangan dan peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia
Faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pendidikan berdasarkan hasil Asesmen Nasional di Indonesia
- English
- Bahasa Indonesia
Sorotan
Laporan ini menyajikan temuan dari studi diagnostik yang bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mentransformasi kualitas pendidikan di Indonesia. Studi ini dilaksanakan di bawah naungan Mitra Pendidikan Indonesia (MPI)/ Local Education Group (LEG), yang diketuai bersama oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) – sebelumnya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) – serta Kementerian Agama (Kemenag). Global Partnership for Education (GPE) membiayai penelitian ini melalui GPE System Capacity Grant Bagian 1, dengan UNICEF Indonesia sebagai Grant Agent. Sebuah kelompok penasihat penelitian, yang dibentuk dari anggota MPI/LEG, memberikan masukan teknis sepanjang proses penelitian. Dalam pelaksanaannya, Lembaga Penelitian SMERU bekerja sama dengan peneliti tamu dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Studi ini mengeksplorasi berbagai elemen yang memperkuat keterampilan dasar (literasi dan numerasi) dan keterampilan abad ke-21 (berpikir kreatif dan penalaran kritis), dengan memanfaatkan data asesmen siswa nasional yang sudah tersedia: Asesmen Nasional (AN) dari Kemendikdasmen, Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) dari Kemenag, serta berbagai sumber data lainnya untuk memberikan gambaran mengenai capaian belajar siswa.
Studi ini mengungkap bahwa penerapan kurikulum nasional yang berpusat pada siswa, keberagaman representasi guru, keterlibatan orang tua, dan lingkungan sekolah yang positif merupakan faktor-faktor kunci yang memengaruhi capaian belajar. Ketersediaan perpustakaan dan akses internet di sekolah dan madrasah menunjukkan dampak yang bervariasi terhadap hasil belajar siswa, tergantung pada konteks pendidikan, menunjukkan korelasi positif di beberapa situasi, tetapi kurang signifikan di situasi lainnya.