#SabarSebelumSebar
Bersama kita bisa lawan hoaks
5 dari 10 orang rentan terhadap hoaks
Karena tidak bisa mengenali ciri-ciri hoaks banyak orang tertipu dan jadi korban.
Dari mana hoaks berasal?
Yakin infonya benar?
Cek kebenaran informasi yang kamu dapat sebelum disebar ke teman dan keluargamu!
Cekhoax.id adalah web/aplikasi yang dikembangkan Kelompok Kerja RCCE bersama MAFINDO dengan dukungan UNICEF dengan tujuan memberikan sarana bagi masyarakat untuk dapat mengetahui kebenaran informasi yang diterima, melaporkan hoaks, dan belajar literasi digital.
3 dari 10 orang yang disurvei langsung menyebarkan pesan dari forum chat pada keluarga dan teman
Bagaimana hoaks menyebar?
Jangan sampai terjebak hoaks!
- Baca seutuhnya, jangan cuma judulnya saja
- Cek teliti sumber informasinya
- Perhatikan keaslian foto dan video
- Rasakan emosi yang timbul
- Tahan jempol, jangan asal bagikan informasi
Bagaimana cara mengenali hoaks?
- Hoaks biasanya menggunakan kalimat berlebihan (lebay), bombastis dan memicu emosi. Bisa emosi negatif (contoh: takut, cemas, marah, benci) atau emosi positif (contoh: senang menang undian)
- Ada ajakan untuk menyebarkan atau membuat viral
- Sumbernya informasi tidak jelas (contoh: website tidak dikenal)
- Mencatut nama tokoh, atau institusi tertentu
1 dari 2 orang tidak peduli saat menerima hoaks
Apa yang harus dilakukan jika Anda menerima hoaks?
- Stop di Anda. Hapus. Dan jangan teruskan ke orang lain.
- Laporkan hoaks ke link cekhoax.id dan ke platform (Facebook, Instagram)
- Beritahu teman atau keluarga yang menyebarkan untuk mengecek kebenaran informasi ke sumber yang terpercaya.
Bagaimana cara mengingatkan keluarga agar tidak menyebarkan hoaks di media sosial?
- Jangan langsung disalahkan. Apresiasi dulu niat baiknya untuk berbagi informasi
- Beritahu secara personal/japri. Jangan di group WA atau di sosmed
- Sampaikan bahwa Anda dapat informasi yang berbeda. Lalu ajak untuk cek berita dari sumber yang terpercaya
- Komunikasi dengan baik dan sopan. Jangan sampai kita bermusuhan dan dipecah-belah oleh penyebar hoaks
Hanya 1 dari 20 orang di Indonesia yang sudah mendapatkan edukasi literasi digital.
Ayo belajar cara aman dan nyaman berinteraksi di internet
Keterampilan Digital
Menjaga Keamanan Diri
Menjaga Etika Berinternet
Data tentang Hoaks