Ringkasan Penelitian Program Pengembangan Anak Usia Dini

Evaluasi dampak program Pengembangan Anak Usia Dini (PAUD)

On 21 August 2023, Yudatama Hirang Sergino Tolang (left) age 5, and Dalvaleon Apprilio Kiuk (right) age 5, students of Mokdale Christian Early Childhood Development (ECD) Center  participate in a learning through play activity at the school in Ba’a City, Rote Ndao, East Nusa Tenggara province, Indonesia.
UNICEF/UNI469322/Al Asad

Sorotan

Studi ini mengevaluasi dampak program Pengembangan Anak Usia Dini, sebuah kemitraan antara UNICEF Indonesia dan Pemerintah Jepang, yang dilaksanakan untuk membantu anak usia dini yang rentan agar dapat mengakses layanan Pengembangan anak usia dini yang holistik dan integratif (PAUD-HI) dengan aman, untuk kembali pulih baik dari segi pembelajaran, kesehatan, dan psikososial akibat dampak serius pandemi COVID-19.

Studi ini menyajikan dan menganalisis data awal dan akhir yang dihasilkan dari program PAUD-HI di enam kabupaten sasaran di provinsi Sulawesi Selatan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur pada tahun 2022 sampai dengan 2023. Studi ini mengukur dampak program terhadap hasil perkembangan anak, termasuk keterampilan literasi dan numerasi awal anak usia 4-6 tahun dan siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Data kuantitatif dikumpulkan dan dilengkapi dengan data observasi untuk mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai dampak program dimaksud.

-

Hanya tersedia dalam Bahasa Inggris.

Penulis
UNICEF Indonesia
Tanggal penerbitan
Bahasa
Inggris