Aksi Iklim untuk Keluarga

Langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu menjaga bumi

UNICEF
Vian takes her of her plants
UNICEF/UNI910435/Chair
06 Juni 2026

Wajar jika kita merasa cemas atau kewalahan saat memikirkan perubahan iklim dan dampaknya, seperti gelombang panas, banjir, atau kekeringan. Namun, dengan melakukan langkah-langkah kecil yang berada dalam kendali kita sehari-hari, kita dapat ikut berkontribusi menciptakan perubahan positif.

Yuk, temukan berbagai cara sederhana yang bisa dilakukan bersama anak di rumah. Setiap tindakan, sekecil apa pun, dapat membawa dampak.

Dekatkan anak dengan alam

Anak yang merasa dekat dengan alam cenderung lebih peduli untuk menjaganya. Beberapa kegiatan sederhana yang bisa dicoba:

  • Mengajak anak keluar rumah dan minta mereka mengamati tumbuhan dan satwa di sekitar
  • Membuat permainan berburu daun, bunga, atau burung tertentu
  • Membuat tempat makan burung dan mengamati satwa yang datang
  • Menanam pohon atau merawat tanaman di rumah

Kegiatan-kegiatan ini membantu anak mengenal keindahan alam, sekaligus memahami manfaatnya bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Reduce, reuse, repair, recycle (Kurangi, Gunakan kembali, Perbaiki, dan Daur Ulang) 

Ajarkan anak tentang prinsip “Kurangi, Gunakan Kembali, Perbaiki, dan Daur Ulang” yang edukatif dan praktis. 

Kurangi jumlah sampah yang dihasilkan keluarga. Plih barang yang dapat digunakan berulang kali dan lebih tahan lama. Misalnya, ajak anak untuk menggunakan botol minum air ulang dan membawa tas belanja sendiri.

Bantu mereka untuk memikirkan apa yang kita konsumsi. Misalnya, menggunakan kedua sisi kertas saat menulis atau menggambar, atau bertanya sebelum membeli barang baru, ‘Apakah saya benar-benar membutuhkan ini? Bisakah saya meminjam atau berbagi dengan teman atau saudara?’

Gunakan kembali barang-barang rumah tangga lama dengan menemukan fungsi baru. Ajak anak mencari cara kreatif untuk memanfaatkan barang yang sudah ada daripada memuangnya. Misalnya, botol kaca bisa dijadikan tempat pensil, kotak kardus menjadi tempat menyimpan mainan, dan kaos lama menjadi lap pembersih. Namun, hindari menggunakan kembali plastik sekali pakai karena dapat berbahaya bagi kesehatan.

Perbaiki barang rusak daripada menggantinya dengan yang baru. Jika ada sesuatu yang rusak di rumah, apakah Anda bisa memperbaikinya atau membawanya ke tempat servis terdekat? Sering kali biayanya lebih murah dibandingkan membeli yang baru. Mempelajari keterampilan praktis seperti menjahit bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama anak. Anda dapat memperbaiki pakaian yang rusak atau menemukan cara kreatif untuk memperbaruinya agar sesuai dengan gaya anak Anda!

Daur ulang dengan menyiapkan tempat sampah terpisah yang diberi label jelas di rumah dan mengajarkan anak untuk memilah sampah dengan benar. Anda bisa mencoba membuat poster untuk mengingatkan anggota keluarga tentang jenis sampah dan tempat pembuangannya yang tepat. Ingatlah untuk memberi contoh yang baik dengan selalu mendaur ulang. Jika komunitas Anda belum memiliki program daur ulang, ajak anak Anda menulis surat kepada pemerintah setempat tentang pentingnya program tersebut.

Hemat energi dan biaya

Mengurangi penggunaan energi merupakan salah satu cara efektif untuk membantu mengurangi jejak karbon kita. Ajak anak menjadi “detektif energi” dengan:

  • Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan
  • Mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan

Selain membantu lingkungan, kebiasaan ini juga dapat menghemat biaya listrik keluarga. Langkah tambahan yang dapat Anda lakukan termasuk memilih lampu dan peralatan rumah tangga yang hemat energi, serta beralih ke sumber energi terbarukan seperti tenaga surya atau angin jika memungkinkan.

Hemat air, setiap tetes berarti

Perubahan iklim membuat kekeringan semakin sering terjadi. Karena itu, penting untuk mengajarkan anak bahwa air bersih adalah sumber daya yang berharga. Beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan:

  • Mandi lebih singkat
  • Menutup keran saat menyikat gigi atau mencuci tangan
  • Menyiram tanaman pada pagi atau sore hari untuk mengurangi evaporasi
  • Memanfaatkan sisa air minum dan menampung air hujan untuk menyiram tanaman
  • Menjalankan mesin cuci saat muatan penuh
  • Mengajak anak untuk melaporkan jika ada keran yang bocor. Tetesan kecil dari keran yang bocor bisa menghabiskan ribuan liter air dalam setahun.  

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk memasang shower dan toilet yang hemat air jika tersedia.

Pilih makanan yang lebih ramah lingkungan

Produksi pangan nabati (seperti buah dan sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan) menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan pangan hewani seperti daging dan produk susu. Pola makan yang kaya nabati juga memberikan banyak manfaat kesehatan, membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.

Bantu anak-anak memahami bahwa makanan yang kita konsumsi dan cara produksinya berdampak pada lingkungan dan kesehatan kita.

  • Mengajak anak ikut merencanakan dan menyiapkan makanan untuk mengurangi makanan yang tersisa
  • Mencoba lebih banyak makanan berbasis nabati seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Tanyakan pada anak menu apa yang ingin dicoba
  • Memilih bahan makanan lokal dan musiman jika memungkinkan untuk mengurangi emisi dari transportasi dan penyimpanan
  • Mengurangi makanan yang terbuang. Beli sesuai kebutuhan dan manfaatkan sisa makanan dengan membekukannya atau mengolahnya menjadi sup atau hidangan baru
  • Mengolah sisa makanan menjadi kompos untuk menunjukkan kepada anak bagaimana limbah organik dapat menjadi pupuk alami yang membantu tanaman tumbuh subur

Pilih transportasi yang lebih ramah lingkungan

Transportasi merupakan salah satu sumber utama emisi karbon. Namun, demikian, keluarga dapat tetap melakukan perubahan positif dalam pilihan transportasi. Jika aman dan memungkinkan di tempat Anda tinggal, ajak keluarga untuk:

  • Berjalan kaki atau bersepeda untuk perjalanan jarak dekat daripada menggunakan mobil
  • Menggunakan transportasi umum untuk perjalanan jarak jauh jika tersedia
  • Membentuk kelompok jalan kaki atau bersepeda
  • Berangkat sekolah bersama teman atau keluarga

Jika kualitas udara di tempat Anda tinggal buruk, beberapa pilihan ini mungkin terbatas. Namun, jika memungkinkan, langkah-langkah ini dapat membantu mengurangi emisi, mendorong aktivitas fisik yang sehat, serta menciptakan kesempatan untuk mempererat kebersamaan keluarga.

Dukung suara dan kepedulian anak

Salah satu cara paling berdampak bagi anak-anak untuk berkontribusi dalam aksi iklim adalah dengan membagikan pengetahuan dan semangat mereka kepada orang lain. Tergantung pada usia anak Anda, Anda dapat mendukung mereka untuk:

  • Mendiskusikan perubahan iklim dan lingkungan dengan teman-temannya
  • Mengikuti kegiatan atau klub lingkungan di sekolah
  • Menyampaikan aspirasi kepada pemimpin setempat mengenai isu lingkungan, seperti polusi udara, perlindungan ruang hijau, atau pembangunan jalur sepeda di komunitas
  • Ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan
  • Membuat kampanye atau proyek sederhana tentang lingkungan, misalnya di media sosial

Beritahu anak Anda bahwa banyak anak muda yang telah mengambil peran untuk melindungi bumi, seperti para aktivis perubahan iklim. Diskusikan juga bahwa ketika mereka lebih dewasa, mereka akan memiliki hak untuk memilih pemimpin yang mewakili nilai dan kepedulian mereka. Ketika anak merasa suaranya berarti, mereka akan membangun kepercayaan diri dan keterampilan kepemimpinan sekaligus berkontribusi pada perubahan positif.

  •  

Jadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan keluarga

Perubahan tidak terjadi dalam semalam. Namun, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak besar. Cobalah untuk:

  • Membuat tantangan ramah lingkungan bersama keluarga, seperti mengidentifikasi barang sekali pakai di rumah yang bisa diganti dengan alternatif yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan
  • Merayakan pencapaian dalam menghemat energi atau air
  • Bertukar mainan atau pakaian dengan teman dan tetangga.
  • Belajar bersama tentang lingkungan melalui buku, film, atau cerita inspiratif
  • Mengikuti kegiatan komunitas seperti bersih-bersih lingkungan atau menanam pohon

“Anak-anak perlu melihat bahwa orang dewasa saat ini peduli terhadap masa depan mereka dan melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan anak-anak dan generasi mendatang dapat hidup di planet yang layak huni.”

John Jamir Benzon R. Aruta, psikolog lingkungan

Anak-anak belajar dari contoh yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, orang tua dan pengasuh memiliki peran penting dalam menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan anak. Solusi jangka panjang untuk krisis iklim tidak hanya berhenti di rumah, tetapi juga bergantung pada pemerintah dan perusahaan dalam mengambil langkah-langkah penting untuk menghadapi perubahan iklim dan melindungi masa depan setiap anak.

Anak-anak dan remaja akan mewarisi dampak perubahan iklim yang terjadi saat ini. Oleh karena itu, penting bagi orang dewasa untuk melibatkan mereka dalam solusi dan membantu membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.