Mengurangi Keracunan Timbal pada Anak-anak di Indonesia

Ringkasan Kebijakan

People in areas with high levels of lead pollution
UNICEF/UN0626387/Wilander

Sorotan

Paparan timbal dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan, termasuk penurunan IQ, masalah perilaku, ensefalopti, anemia, retardasi pertumbuhan, tertundanya kematangan seksual, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, kejang, koma, bahkan kematian. Diperkirakan lebih dari 8 juta anak di Indonesia memiliki kadar timbal dalam darah di atas 5 mikrogram per desiliter (μg/dL), kadar yang membutuhkan tindakan.

Di Indonesia, sumber-sumber primer paparan timbal pada anak-anak dan orang dewasa berasal dari proses daur ulang aki asam timbal bekas ("aki bekas") dan cat yang mengandung timbal. Dalam ringkasan kebijakan ini, kami menjelaskan secara singkat masalah keracunan timbal di Indonesia dan menyusun rekomendasi aksi-aksi yang dapat dilakukan Indonesia dalam kategori-kategori berikut: aki bekas, cat, pemulihan dan remediasi lahan terkontaminasi, serta kesehatan dan pendidikan.

Penulis
UNICEF, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Vital Strategies, dan Pure Earth
Tanggal penerbitan
Bahasa
Inggris, Indonesia