Perubahan Iklim dan Gizi di Indonesia
Tinjauan bukti untuk penguatan kebijakan dan program
- English
- Bahasa Indonesia
Highlights
Malnutrisi pada anak masih menjadi masalah kritis di Indonesia. Tingginya angka anak-anak yang mengalami stunting, kekurangan berat badan, dan defisiensi mikronutrien kini diperparah oleh meningkatnya masalah kelebihan berat badan, obesitas, serta penyakit tidak menular. Ketidakamanan pangan juga tetap menjadi isu, dengan hampir setengah dari anak-anak Indonesia di bawah usia lima tahun belum menerima asupan makanan yang beragam secara minimum untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Sebagai salah satu negara yang paling rentan terhadap bencana akibat perubahan iklim, Indonesia menghadapi risiko malnutrisi dan ketahanan pangan yang semakin serius. Anak-anak—terutama mereka yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah—berada pada risiko yang lebih tinggi. Dampak perubahan iklim tidak hanya mengancam kesehatan dan status gizi anak-anak secara langsung tetapi juga memengaruhi prospek pendidikan dan ekonomi jangka panjang mereka, menjadikan krisis ini sebagai isu mendesak terkait hak-hak anak.
Laporan ini mengulas bukti ilmiah tentang dampak perubahan iklim saat ini dan potensi dampaknya terhadap gizi anak di Indonesia. Dengan mengidentifikasi tantangan spesifik terkait iklim, laporan ini bertujuan untuk memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan dan praktisi dalam mengintegrasikan ketahanan iklim ke dalam kebijakan dan program gizi, guna memastikan anak-anak yang paling rentan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan.