Perkembangan bayi pada usia 6 bulan

Ketahui tanda-tanda tumbuh kembang bayi pada usia 6 bulan

6 months

Memasuki usia 6 bulan, bayi akan mulai menggunakan suara untuk mengungkapkan emosi. Mereka meniru suara-suara yang didengarnya, misalnya “ma”, “pa”, “ah”, “oh”, bahkan juga “tidak!” Si kecil mulai makin mengenal wajah anggota keluarganya, dan meraih dan menggenggam mainan. Tak lama kemudian, bayi akan merangkak—orang tua harus menyiapkan rumah (dan dirinya) untuk memberi ruang bagi bayi yang aktif bergerak!

Siap-siap jauhkan benda tajam dan mudah pecah atau benda listrik dari jangkauan anak. Kunci pintu-pintu lemari tempat menyimpan cairan berbahaya atau produk rumah tangga (atau pindahkan ke tempat aman) dan pastikan jendela selalu tertutup untuk melindungi keselamatan anak.

Sudah tahukah Anda?

True or false?

Salah! Pada usia 6 bulan, bayi boleh makan apa saja kecuali madu. Madu tidak boleh diberikan kepada bayi sebelum bayi berusia 1 tahun.

Social and emotional

Perkembangan sosial dan emosional pada usia 6 bulan

Berikut adalah tanda-tanda bayi 6 bulan saat belajar berinteraksi dengan orang dan lingkungan di sekitarnya:

  • Bayi biasanya ceria dan merespons emosi orang lain
  • Mulai membedakan wajah yang dikenal dan tidak dikenal
  • Bayi senang bermain dengan orang tuanya dan orang lain
  • Bayi senang melihat pantulannya di cermin

Kiat untuk orang tua

  • Ceritakan kepada bayi tentang situasi lingkungan di sekitarnya dengan nada lembut
  • Berikan cermin mainan atau cermin plastik sebagai salah satu mainannya, agar bayi bisa melihat gerakannya sendiri
  • Mulai ajak bayi bermain yang melibatkan gerakan tubuh, seperti cilukba

 

Language and communication

Perkembangan kemampuan bahasa dan komunikasi pada usia 6 bulan

Cara bayi mengungkapkan kebutuhannya:

  • Bayi tahu dan merespons namanya ketika disebutkan
  • Mulai menyuarakan bunyi vokal, dan senang menyebutkannya bergantian dengan orang tuanya. Bayi juga mulai menyuarakan bunyi kosonan.
  • Merespons suara dengan membuat suara
  • Membuat suara untuk menunjukkan emosi positif dan negatif

Kiat untuk orang tua

  • Ajak bayi bermain dan bercakap-cakap. Ciptakan interaksi dua arah dengan menirukan kembali kepada bayi suara-suara yang mereka hasilkan.
  • Sering-seringlah memanggil nama bayi agar bayi mengenal namanya. 

 

Brain development

Perkembangan otak pada usia 6 bulan

Perkembangan otak bayi pada usia ini:

  • Bayi penuh rasa ingin tahu: bayi melihat benda di dekatnya, kemudian mencoba meraih benda yang di luar jangkauannya
  • Bayi mengoper-oper benda dari satu tangan ke tangan lain, kemudian mendekatkan tangan ke mulut

Kiat untuk orang tua

  • Berikan bayi mainan yang mudah diambil dengan satu tangan
  • Ajak bayi mengobrol tentang benda-benda yang mereka masukkan ke dalam mulut.

 

Movement and physical development

Perkembangan gerak dan fisik pada usia 6 bulan

Saat ini, bayi akan memperlihatkan:

  • Dapat menahan posisi duduk tanpa perlu ditopang
  • Dapat berguling sendiri dari tengkurap ke terlentang dan sebaliknya
  • Kaki-kakinya langsung menekan ke bawah saat berada di permukaan keras
  • Menggoyangkan tubuh ke depan dan ke belakang

Kiat untuk orang tua

  • Letakkan mainan-mainan favorit bayi di dekatnya agar dapat dijangkau bayi dengan cara berguling.

 

Food and nutrition

Perkembangan makan dan kebutuhan gizi pada usia 6 bulan

Bayi berusia 6 bulan:

  • Mulai tertarik dengan makanan dan mau membuka mulut saat disuapi dengan sendok
  • Mengunyah dengan membuat makanan di dalam mulutnya berpindah dari depan ke belakang
  • Mulai mengonsumsi sereal dan makanan yang disaring per satu jenis, seperti wortel, ubi, dan pir

Kiat untuk orang tua

  • Pada usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan makanan selain ASI. Mulailah memberi bayi makan, dan mulai dengan porsi 2 sampai 3 sendok makan penuh makanan lunak empat kali sehari.

 

Things to look out for

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Meski selalu ada perbedaan dalam tumbuh kembang bayi, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anak jika bayi pada usia 6 bulan:

  • Tidak memperlihatkan afeksi kepada orang tua atau pengasuhnya
  • Tidak merespons suara-suara
  • Tidak tertawa
  • Kesulitan memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya
  • Tidak mengeluarkan bunyi-bunyi vokal
  • Tampak terlalu lemas atau terlalu kaku
  • Tidak bisa berguling mandiri ke posisi terlentang atau tengkurap
  • Tidak mencoba menjangkau benda-benda di dekatnya

>> Pelajari lebih banyak tips pengasuhan