Panduan Pita LiLA (Lingkar Lengan Atas)

Alat Sederhana untuk Mendeteksi Balita Wasting dan Menyelamatkan Jiwa Anak Usia 6 Bulan hingga 5 Tahun

A mother measures the mid-upper arm circumference of her child
UNICEF/UN0740372/Ifansasti

Sorotan

Satu dari 12 anak usia dibawah lima tahun (balita) di Indonesia diperkirakan mengalami wasting (terlalu kurus untuk tinggi atau panjang badannya). Anak balita yang mengalami wasting (gizi kurang dan gizi buruk) tiga kali lebih berisiko menjadi stunting dan apabila mengalami gizi buruk memiliki risiko kematian 12 kali lebih tinggi dibandingkan anak balita dengan gizi baik.

Deteksi dini anak balita wasting sebelum timbul komplikasi medis adalah hal penting untuk mempermudah perawatannya. Pita berwarna sederhana, yang dikenal sebagai pita Lingkar Lengan Atas (LiLA) dapat dengan mudah digunakan di tingkat masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan, dan bahkan oleh keluarga, dalam mendeteksi wasting dan merujuk anak balita yang membutuhkan perawatan.

Pedoman terbaru dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organisation/ WHO) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merekomendasikan pengukuran LiLA sebagai upaya untuk mendeteksi wasting di tingkat masyarakat. Di fasilitas layanan kesehatan, LiLA digunakan sebagai salah satu kriteria mandiri, disamping kriteria berat menurut tinggi badan dan edema bilateral (bengkak karena masalah gizi) untuk menentukan anak balita yang memerlukan perawatan wasting.

Berbagai bukti di tingkat lokal maupun dunia menunjukkan bahwa masyarakat termasuk pengasuh dapat dengan mudah dilatih dan dilengkapi dengan pita LiLA untuk melakukan penapisan/skrining, mendeteksi wasting secara dini dan merujuk anak balita berisiko wasting ke fasilitas layanan kesehatan jika diperlukan.

Posyandu dan satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan platform penting dalam mengidentifikasi anak balita wasting melalui kegiatan pemantauan pertumbuhan standar, termasuk pengukuran LiLA, dan merujuk anak balita berisiko wasting untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan gizi.

Penulis
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan UNICEF
Tanggal penerbitan
Bahasa
Inggris, Indonesia

Dokumen yang tersedia untuk diunduh