20 November 2023

#SetiapAnakBerhak

Setiap anak punya hak-hak yang harus dilindungi. Seperti orang dewasa, anak dan remaja juga memiliki hak asasi manusia (HAM) yang berlaku universal. Di samping itu, terdapat hak-hak tertentu lain yang menyangkut kebutuhan khusus anak dan remaja. HAM adalah standar yang mengakui dan melindungi martabat seluruh manusia serta mengatur cara manusia..., Apa dan Mengapa Hak-hak Anak Penting?, Aku anak Indonesia, aku punya hak Terdapat banyak alasan mengapa hak-hak anak harus dituangkan ke dalam Konvensi yang terpisah:, 1 Anak sebagai individu, Anak bukan objek kepemilikan dari orang tuanya ataupun negara. Anak memiliki status yang setara sebagai manusia., 2 Anak mengawali kehidupan dalam keadaan bergantung kepada orang lain, Anak membutuhkan pengasuhan dan bimbingan dari orang dewasa di sekitarnya untuk tumbuh dan menjadi mandiri. Pengasuhan idealnya dilakukan oleh orang dewasa yang merupakan anggota keluarga anak. Namun, jika pengasuh utama tidak mampu memenuhi kebutuhan anak, maka negara sebagai pemangku kewajiban yang utama harus mencari pengasuhan alternatif..., 3 Dibandingkan kelompok masyarakat lain, anak paling terdampak oleh kebijakan, atau ketiadaan kebijakan, dari pemerintah., Semua bidang kebijakan pemerintah, mulai dari pendidikan hingga kesehatan masyarakat, sampai tahap tertentu berpengaruh terhadap kehidupan anak. Kebijakan yang gagal mempertimbangkan kepentingan anak akan membuahkan dampak negatif terhadap masa depan seluruh anggota masyarakat., 4 Aspirasi anak harus didengarkan dan dipertimbangkan dalam proses politik, Secara umum, anak belum memberikan suara dalam pemilu dan biasanya juga tidak terlibat dalam proses politik. Namun, jika pendapat anak—yang diungkapkan di rumah dan sekolah, di lingkungan dan bahkan di pemerintahan--tidak secara khusus diperhatikan, maka aspirasi anak tentang berbagai isu penting yang berdampak terhadap mereka saat ini dan di masa..., 5 Perubahan di masyarakat memiliki dampak tidak seimbang dan sering kali negatif terhadap anak, Perubahan dalam struktur keluarga, globalisasi, perubahan iklim, digitalisasi, migrasi massal, perubahan pola ketenagakerjaan, dan mengecilnya jaring kesejahteraan sosial di banyak negara—semua ini berdampak besar terhadap anak. Di situasi konflik bersenjata dan situasi darurat lain, dampak yang dialami anak bahkan bisa jadi jauh lebih merugikan., 6 Tumbuh-kembang anak dengan sehat sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat mana pun, Anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan menjadi lebih rentan dibandingkan orang dewasa di tengah kondisi kehidupan yang tidak layak. Misalnya saja, kemiskinan, akses yang tidak memadai di bidang kesehatan, gizi, air minum aman, dan tempat tinggal, serta pencemaran lingkungan. Dampak penyakit, malnutrisi, dan kemiskinan mengancam masa depan..., Apa itu Konvensi Hak Anak?, Cari Tahu dan Ambil Bagian untuk Kemajuan Hak Anak Pada tahun 1989, para pemimpin dunia berkumpul dan menetapkan komitmen bersejarah untuk anak-anak sedunia dengan mengadopsi Konvensi Hak Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, suatu kesepakatan internasional tentang anak. Konvensi ini merupakan perjanjian HAM dengan tingkat ratifikasi tertinggi dalam..., Hak-hak Anak yang Penting untuk Kita Ketahui, Untuk setiap anak, harapan Ada empat pilar utama hak anak yang tercantum dalam Konvensi Hak Anak, yaitu hak kelangsungan hidup, hak perlindungan, hak tumbuh kembang, dan hak partisipasi. Hak-hak ini didasarkan pada prinsip non-disikriminasi dan setiap tindakan harus mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak. The right to survival 1. Hak..., Pesan Penting dari Influencer Favorit Anda, Baca Lebih Lanjut
22 Juli 2022

1 dari 9 Perempuan Indonesia Menikah saat Usia Anak

Anak perempuan yang sudah menstruasi banyak yang menjalani perkawinan pada usia anak, hal yang merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap hak asasi anak. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2018, angka perkawinan anak di Indonesia mencapai 1,2 juta kejadian dengan satu dari sembilan perempuan Indonesia usia 20-24..., 1. Akses informasi Kesehatan Reproduksi dan Menstruasi, Berdasarkan data UNICEF, satu dari empat anak perempuan di Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi tentang menstruasi sebelum mengalami menstruasi pertama. Berdasarkan data SDKI 2017, satu dari lima anak perempuan tidak mengetahui bahwa menstruasi adalah tanda bahwa secara fisik mereka sudah bisa hamil., 2. Mitos seputar menstruasi, Terdapat berbagai mitos seputar menstruasi. Misalnya, mengonsumsi daging dan ikan saat menstruasi dapat menyebabkan darah menjadi bau. Ada pula kegiatan yang dianggap terlarang saat menstruasi, seperti keramas dan memotong kuku. Pada kenyataannya, membersihkan diri, termasuk mencuci rambut, saat menstruasi baik dilakukan karena membuat badan..., 3. Manajemen Kebersihan dan Kesehatan saat Menstruasi, Pembalut dapat berupa pembalut sekali pakai atau pembalut yang dapat dipakai ulang. Pembalut harus diganti secara regular, maksimal sekali setiap 4 jam, walaupun darah yang keluar hanya sedikit. Seringkali anak menunggu sampai darah penuh dalam pembalut atau sampai 6 jam atau lebih. Hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran reproduksi, infeksi..., 4. Akses Terhadap Sarana Sanitasi, Poling UNICEF Indonesia menunjukkan bahwa 1 dari 5 anak perempuan di Indonesia mengalami kesulitan dalam mengakses maupun membeli pembalut, dan 1 dari 10 merasa malu dan kekurangan privasi dalam mengakses sarana sanitasi menstruasi. Hal ini juga terjadi di lingkungan sekolah yang dialami oleh sebagian besar remaja perempuan di Indonesia. Inilah..., 5. Akses ke Pengetahuan: Oky aplikasi pelacak menstruasi, Remaja perempuan perlu mengetahui pola siklus menstruasinya agar lebih mudah untuk mengetahui siklus menstruasi yang berikutnya. Dengan begitu, ia dapat mempersiapkan diri saat menstruasi tiba. UNICEF mengembangkan Oky, aplikasi berbasis android dan iOS pada telpon genggam yang bermanfaat untuk melacak siklus menstruasi, khususnya untuk remaja....