UNICEF mengumumkan kedatangan materi pendidikan untuk masyarakat yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami di Sulawesi

16 Oktober 2018
Ridwand “Doc Jack” Gustiana, UNICEF Emergency Health Officer, and Stephane Arnaud, UNICEF Senior Supply Officer, receive the first batch of 33 “schools in a tent” in Palu, Central Sulawesi
©UNICEF/Kate Watson

Jakarta 16 Oktober 2018 - Hari ini UNICEF mengumumkan kedatangan 30 ton bahan-bahan pendidikan darurat termasuk 65 tenda (untuk ruang kelas sementara) dari basis pasokannya di Dubai dalam dukungan langsung kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tanggap gempa dan tsunami di Sulawesi.

Menurut data dari Dinas Pendidikan Kabupaten, ada 1.149 sekolah dari anak usia dini hingga sekolah menengah yang secara langsung terkena dampak di empat kabupaten di Sulawesi berdampak pada 164.651 siswa. Banyak sekolah di seluruh wilayah sekarang ditutup dan penilaian sedang berlangsung sehingga jumlah ini cenderung meningkat.

“UNICEF bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memulihkan sekolah di daerah yang terkena bencana,” kata Debora Comini, Perwakilan UNICEF Indonesia, “Seperti yang kita ketahui, pendidikan adalah alat untuk pemulihan dalam keadaan darurat seperti ini, ketika anak-anak di sekolah dapat dirawat, diperhitungkan dan dilindungi dari penculikan, dan eksploitasi seksual dan ekonomi. "

UNICEF dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan mitra berencana untuk membuka 450 ruang kelas sementara yang mengikuti standar kualitas UNICEF di daerah-daerah yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami Sulawesi. Tenda UNICEF yang masing-masing memiliki dua ruang kelas, baru saja mendarat di Kalimantan dan akan langsung dikerahkan ke daerah-daerah yang terkena dampak di Sulawesi dalam beberapa hari mendatang.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan senang bisa bekerja sama dengan UNICEF dalam membangun ruang kelas sementara di seluruh wilayah. Dengan membangun kembali rutinitas sehari-hari dan membantu mengembalikan rasa normal, sekolah menjadi ruang terapi di tengah kehancuran. Mereka juga membantu keluarga bangkit kembali,” kata Didik Suhardi, Ph.D, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejauh ini 19 tenda telah ditetapkan sebagai ruang kelas sementara - pemulihan akses anak-anak ke layanan pendidikan sangat penting karena memberi setiap anak yang terkena dampak kesempatan yang adil untuk melanjutkan pemulihan mereka yang berkelanjutan dan membangun kembali kehidupan mereka menjadi lebih baik di lingkungan yang aman dan kondusif. Selain 65 tenda yang tiba hari ini, 135 tenda dan 200 perlengkapan sekolah lainnya akan tiba pada hari Rabu dan Kamis. Pemerintah AS juga telah menawarkan dukungan untuk transportasi pasokan.

Kontak Media

Kinanti Pinta Karana

Spesialis Komunikasi

UNICEF Indonesia

Tel: +62 8158805842

Kate Rose

Spesialis Komunikasi

UNICEF Indonesia

Tel: +628118714894

Jelajahi UNICEF

UNICEF mendukung hak dan kesejahteraan setiap anak melalui seluruh progam yang dilakukan. Bersama dengan para donatur, kami beroperasi di lebih dari 190 negara dan wilayah untuk mewujudkan komitmen kami dalam bentuk tindakan nyata. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membantu anak-anak di wilayah yang paling sulit terjangkau, memberikan yang terbaik untuk seluruh anak, di seluruh dunia

Informasi lebih lanjut mengenai UNICEF dan kontribusinya terhadap anak-anak, kunjungi website kami www.unicef.org.

Dapatkan juga informasi terkini dari UNICEF melalui Twitter dan Facebook