Pelajar Indonesia juarai lomba komik internasional UNICEF

10 Januari 2019
On 22 December 20198, in Makasar, South Sulawesi. Indonesia Rizka signs the declaration of Roots Anti Bullying program in Junior High School 3 Makasar.
UNICEF/UN0272128/Akbar Junior
Pada 22 Desember 20198, di Makassar, Sulawesi Selatan. Rizka dari Indonesia menandatangani deklarasi program Roots-Anti Bullying (Anti Perundungan) di SMP Negeri 3 Makassar.

JAKARTA/NEW YORK, 10 Januari 2019 

Rizka Raisa Fatimah Ramli, siswa berusia 17 tahun dari Makassar, Indonesia, menjuarai lomba komik dunia yang diselenggarakan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations untuk membantu menjaga anak-anak dan remaja dari kekerasan di dalam dan di sekolah.

"Cipta" – nama tokoh tersebut- adalah pahlawan super yang dikisahkan memberi anak-anak buku sketsa untuk menggambar benda-benda yang kemudian menjadi nyata dan menghentikan kekerasan serta intimidasi.

"Saya membuat Cipta untuk menarik perhatian pada kekerasan dan perundungan (bullying) yang dihadapi anak-anak di Indonesia dan di seluruh dunia setiap hari," kata Rizka Raisa Fatimah Ramli. "Melalui menggambar, saya merasa karakter saya hidup dan saya punya kendali atas pelaku bullying. Saya berharap bisa menginspirasi banyak orang, terutama anak-anak, untuk menceritakan kisah mereka dan jika mereka tidak bisa mengatakannya secara langsung, maka mereka bisa melakukannya dengan menggambar."

Lomba komik, yang diluncurkan oleh UNICEF dan Comics Uniting Nations pada Oktober 2018, mengajak anak-anak dan remaja untuk menciptakan superhero komik untuk mengalahkan The Silence (Sang Senyap, dalam Bahasa Indonesia)- karakter supranatural yang menggunakan kekuatan untuk menghentikan anak anak yang ingin berbicara dan mengambil tindakan melawan kekerasan di dan sekitar sekolah. Hampir 3.600 karya dikirim dari lebih 130 negara, dan pemenang ditentukan dari 23.000 suara yang ikut memiliih di situs web.

Rizka akan berkolaborasi dengan tim profesional untuk menghasilkan buku komik lengkap yang menampilkan 'Cipta'. Nantinya, komik itu akan dipamerkan kepada para pemimpin dunia di Forum Politik Tingkat Tinggi (High Level Political Forum) tentang Pembangunan Berkelanjutan di Markas PBB New York pada Juli 2019, serta didistribusikan ke sekolah-sekolah dan anak-anak di seluruh dunia.

"Jumlah karya yang kami terima sangat luar biasa dan membawa pesan yang kuat bahwa anak-anak dan remaja ingin memecah kesenyapan terhadap kekerasan dan intimidasi di sekolah," kata Direktur Komunikasi UNICEF Paloma Escudero. "Selamat kepada Rizka atas desain juaranya, karyanya akan menginspirasi ribuan siswa untuk berbicara dan membantu #ENDViolence dan mengakhiri kekerasan di dalam dan di sekitar sekolah."

Dari perkelahian dan intimidasi hingga pelecehan seksual dan hukuman fisik, kekerasan di dalam dan di sekitar sekolah dapat memiliki konsekuensi jangka panjang yang menghancurkan bagi anak-anak. Lomba komik superhero global ini dirancang untuk mendorong anak-anak dan remaja agar menjadi bagian dari kampanye global UNICEF untuk menyingkap dan bertindak demi mengakhiri kekerasan di sekolah melalui media kreatif desain komik.

Untuk informasi lebih lanjut, termasuk deskripsi dan karya seni superhero, kunjungi situs web kontes: https://uni.cf/school-superhero

 

Catatan untuk Redaktur:

Pelajari lebih jauh tentang kampanye global akhiri kekerasan UNICEF #ENDviolence disini.

Foto bisa diunduh di tautan ini.

Video bisa diunduh di tautan ini

Kontak Media

Kinanti Pinta Karana

Spesialis Komunikasi

UNICEF Indonesia

Tel: +62 8158805842

Marc Vergara

Kepala Komunikasi dan Advokasi Publik

UNICEF Indonesia

Jelajahi UNICEF

UNICEF mendukung hak dan kesejahteraan setiap anak melalui seluruh progam yang dilakukan. Bersama dengan para donatur, kami beroperasi di lebih dari 190 negara dan wilayah untuk mewujudkan komitmen kami dalam bentuk tindakan nyata. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membantu anak-anak di wilayah yang paling sulit terjangkau, memberikan yang terbaik untuk seluruh anak, di seluruh dunia

Informasi lebih lanjut mengenai UNICEF dan kontribusinya terhadap anak-anak, kunjungi website kami www.unicef.org.

Dapatkan juga informasi terkini dari UNICEF melalui Twitter dan Facebook