Meski penularan varian Omicron meningkat, penutupan sekolah harus menjadi pilihan terakhir

Pernyataan dari Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore

17 Desember 2021
Ica di dalam kelas
UNICEF/UN0515359/Wilander

NEW YORK, 17 Desember 2021 – “Angka kasus COVID-19 sekali lagi meningkat di seluruh dunia. Hal ini utamanya disebabkan oleh Omicron, varian baru COVID-19 yang masih dipelajari oleh para ilmuwan, tetapi membuat para ahli kesehatan masyarakat waspada. Di tengah ketidakpastian ini, banyak pemerintah mempertimbangkan kembali keputusannya untuk membuka lagi sekolah-sekolah. Satu hal yang pasti: penutupan sekolah untuk yang kesekian kalinya akan sangat merugikan anak-anak.

“Bukti-bukti dengan jelas telah menunjukkan bahwa penutupan seluruh sekolah yang berkepanjangan, keterbatasan sumber daya belajar-mengajar yang dialami anak, guru, orang tua; dan kelangkaan akses pembelajaran jarak jauh telah mementahkan kemajuan di bidang pendidikan yang sudah berlangsung puluhan tahun dan menghapus masa kanak-kanak yang kita kenal. Pandemi ‘bayangan’, berupa fenomena pekerja anak, perkawinan anak, dan isu kesehatan mental telah mulai terjadi.

“Tak hanya kesempatan belajar yang hilang; anak-anak juga kehilangan sekolah sebagai tempat yang aman, kesempatan bersosialisasi dengan teman, akses ke layanan kesehatan, dan, tak jarang, satu-satunya kesempatan menyantap makanan bergizi untuk hari itu. Secara total, generasi anak-anak bersekolah saat ini dapat kehilangan US$17 triliun potensi pendapatannya kelak.

“Sebab itulah, penutupan sekolah secara nasional perlu dihindari sebisa mungkin. Saat angka penularan COVID-19 meningkat dan protokol kesehatan masyarakat harus diperketat, sekolah selayaknya menjadi tempat terakhir yang ditutup dan tempat pertama untuk dibuka kembali.

“Kita tahu, langkah mitigasi penularan penyakit di sekolah berjalan efektif. Pengetahuan ini harus digunakan untuk sejauh mungkin menjaga agar sekolah tetap dibuka.

“Kita juga harus tingkatkan investasi di bidang konektivitas digital untuk memastikan tak ada seorang pun anak yang tertinggal.

“2022 tidak boleh menjadi tahun saat pendidikan terhenti untuk kesekian kalinya. Tahun ini seharusnya menjadi tahun ketika pendidikan dan kepentingan terbaik anak diutamakan.”


### 

Kontak Media

Georgina Thompson
UNICEF New York
Tel: +1 917 238 1559

About UNICEF

UNICEF promotes the rights and wellbeing of every child, in everything we do. Together with our partners, we work in 190 countries and territories to translate that commitment into practical action, focusing special effort on reaching the most vulnerable and excluded children, to the benefit of all children, everywhere.

For more information about UNICEF and its work for children, visit www.unicef.org.

Follow UNICEF on Twitter and Facebook