Pusat Media

Keterangan Pers

Kontak untuk media

Duta kehormatan dan sahabat anak

 

Konferensi Kemiskinan Anak dan Perlindungan Sosial membawa harapan baru bagi Anak Indonesia

Jakarta , 10 September 2013 - Konferensi Internasional tentang Kemiskinan Anak dan Perlindungan Sosial, sebuah kolaborasi antara BAPPENAS, UNICEF, dan SMERU mengumpulkan lebih dari 100 perwakilan dari dunia internasional untuk membahas pentingnya menjadikan penelitian sebagai acuan untuk menyusun kebijakan di Indonesia.

Pengentasan kemiskinan merupakan salah satu prioritas pembangunan  Pemerintah Indonesia, yang bertujuan untuk menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 8-10 persen pada tahun 2014. Dalam rangka mencapai target penurunan kemiskinan ini, penurunan kemiskinan anak adalah hal terpenting yang harus dilakukan demi memutus rantai kemiskinan antar generasi. Terlebih lagi, penurunan kemiskinan akan membutuhkan program perlindungan sosial yang lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.

Konferensi yang dihadiri para pemimpin dari kementerian/lembaga pemerintah sebagai pembuat kebijakan, peneliti, dan praktisi, dilaksanakan untuk memberikan rekomendasi berbasis bukti dan advokasi kebijakan program perlindungan sosial yang pro-anak.  Masukan dari konferensi internasional ini akan mendukung Pemerintah Indonesia dalam mendesain dan mengimplementasikan program perlindungan sosial dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

“Konferensi ini memberikan masukan bagi penyusunan RPJMN 2015-2019 pemerintah, terutama dalam memberikan informasi berdasarkan penelitian yang solid mengenai permasalahan kemiskinan, terutama kemiskinan anak, suatu hal yang jarang dibahas dalam rencana pemberantasan kemiskinan secara makro. Saya berharap konferensi ini dapat memberikan masukan bagi RPJMN yang akan datang sehingga masalah anak dapat lebih diprioritaskan dalam agenda pemberantasan kemiskinan maupun perlindungan sosial”

"Kemiskinan bukan hanya tentang pendapatan. Anak-anak yang tumbuh dalam kemiskinan kurang memiliki akses ke tempat penampungan, air bersih dan sanitasi, pelayanan kesehatan, pendidikan dan pencatatan kelahiran. Seringkali mereka juga jauh lebih terkena risiko bahaya, pelecehan dan eksploitasi. Karena itu mengurangi kemiskinan sangat penting untuk memenuhi hak-hak anak, "kata UNICEF Indonesia Country Representative, Angela Kearney.

Ini adalah konferensi anak ketiga yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan SMERU dalam rangka membawa riset dan bukti ke dalam penyusunan kebijakan di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan anak-anak .

Tahun ini, delagasi dari sekitar 15 negara akan membahas dan berbagi pelajaran, kebijakan, dan rekomendasi untuk mempercepat kemajuan dalam pengurangan kemiskinan anak secara signifikan di seluruh Indonesia.

UNICEF bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan lembaga-lembaga mitra fokus pada perlindungan sosial sebagai strategi ideal untuk mengatasi kemiskinan anak. Perlindungan sosial memiliki potensi untuk menjangkau anak-anak termiskin/paling rentan dan untuk mengurangi kesenjangan serta memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam pencapaian MDGs .

Dua pembicara kunci, dengan pengalaman internasional yang luas dalam kemiskinan anak dan kebijakan sosial, Ms. Katja Hujo dari Switzerland dan Mr. Stephen Kidd dari Inggris akan menyajikan fakta-fakta kunci dan angka dalam bidang ini, bersama dengan kebijakan dan praktek-praktek internasional terbaik, serta menawarkan sejumlah rekomendasi untuk merancang perlindungan sosial yang sensitif bagi anak-anak.

Perwakilan dari instansi pemerintah termasuk Bappenas, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kesehatan, berbagai lembaga pemerintah lain seperti TNP2K, BPS dan lembaga penelitian di bawah Kementerian sosial ikut menjadi pembicara pada konferensi ini, selain juga perwakilan dari lembaga non pemerintah seperti LSM dan lembaga internasional. Ikut juga menghadiri konferensi ini beberapa perwakilan pemerintahan dari negara sahabat seperti Laos, Vietnam dan Filipina serta perwakilan lembaga internasional maupun lembaga penelitian dari berbagai negara seperti India, Thailand, Myanmar, Georgia, Tanzania, Belanda, dan Amerika Serikat.

###

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:

Nuraini Razak, nrazak@unicef.org, +628119201654
Sabin Mozard, sabin.mozard@bappenas.go.id, +6281287108999
Nuning Akhadi, nuninga@smeru.or.id, +62811949424

 

 

 

 

 

Situs Blog Kami


Search:

 Kirimkan artikel ini

unite for children