Pusat Media

Keterangan Pers

Kontak untuk media

Duta kehormatan dan sahabat anak

 

Kunjungan Lapangan Indomaret dan UNICEF ke Pemalang, Jawa Tengah

Gangguan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan anak (dari masa kandungan hingga usia dua tahun) dapat berdampak negatif untuk seumur hidup. Selain menyebabkan tidak optimumnya perkembangan otak yang akan  berpengaruh pada kecerdasan dan prestasi belajar, hal ini juga menghambat pertumbuhan masa tubuh dan komposisi badan sehingga menurunkan tingkat imunitas dan produktivitas, serta buruknya metabolisme glukosa dan protein yang akan meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan stroke.

Walaupun sudah terjadi penurunan pada angka gizi kurang, beban masalah gizi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Data Riskesdas menunjukkan bahwa proporsi balita pendek menurut usia (stunted) masih tinggi, yaitu 37% pada tahun 2007 dan 36% pada tahun 2010.  Pendek menurut usia atau stunted adalah gangguan pertumbuhan yang terjadi pada balita dimana pertumbuhan fisik tidak sesuai dengan pertambahan umur.

Kejadian balita stunting dapat dicegah sejak bayi masih dalam kandungan hingga berusia dua tahun. Salah satu intervensi yang telah terbukti efektif dalam mencegah terjadinya kasus ini adalah dengan memberi landasan untuk merubah dan membentuk perilaku hidup sehat perorangan, keluarga dan  masyarakat umum, terutama di kalangan ibu hamil dan ibu menyusui.

Sebagai kelanjutan dari rangkaian dukungan pelanggan Indomaret untuk anak Indonesia pada program peningkatan gizi balita, maka pada tanggal 29 Mei 2013, Indomaret bersama UNICEF mengadakan kunjungan lapangan ke Pemalang, Jawa Tengah.  Kabupaten Pemalang merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat balita pendek terbesar yaitu 40%. Tingkat rata-rata nasional  adalah 36%.

Kunjungan diawali dengan audiensi ke Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo di Pendopo Kabupaten Pemalang. Hadir Senior Marcomm Manager PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Gondo Sudjoni , Chief Field Office UNICEF Central Java , I Made Sutama ,Kepala Dinas Kesehatan dr. Erma Nuraini, Mhlth.Sc dan Kepala Bappeda Kabupaten Pemalang, Ir. Mohammad Arifin.Dalam pertemuan ini,  Gondo Sudjoni  mengharapkan dana yang telah didonasikan melalui UNICEF sebesar Rp. 4.661.955.733 bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya  untuk pelaksanaan program di Kabupaten Pemalang, yang antara lain mencakup penguatan kebijakan dan peningkatan sistem pelayanan kesehatan.

Salah satu komponen penting yang difokuskan dalam program kerjasama Indomaret-UNICEF adalah peningkatan kapasitas petugas kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat. Seusai audiensi  dengan Wakil Bupati Pemalang, tim Indomaret dan UNICEF melihat langsung sosialiasi dan advokasi "1000 Hari Kehidupan Pertama" yang dibawakan oleh dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM  dari Lembaga Sentra Laktasi Indonesia (Selasi) di Hotel Regina, Pemalang. Topiknya "Standar Emas Makanan Bayi dan Anak", yang secara khusus ditujukan bagi 70 orang penggiat kesehatan yang terdiri dari lintas sektor, termasuk camat serta dan Kepala Puskesmas.

Pada siang harinya,tim Indomaret yang terdiri Senior Marcomm Manager, Gondo Sudjoni,  CSR Manager Bambang Tri Yanto dan PR Manager Indomaret Anna Nenny Kristyawati didampingi Ibu Sri Sukotjo – Nutrition Specialist dan Charlie Hartono – Corporate Partnerships Officer UNICEF mengunjungi Puskesmas Kebondalem untuk berinteraksi lebih dalam dengan petugas gizi dan bidan yang sudah dilatih menjadi motivator Air Susu Ibu (ASI) serta konseling menyusui.

Tim Indomaret berdialog  dengan keluarga yang memiliki anak dengan masalah gizi dan  para kader Posyandu mengenai pelaksanaan program untuk mengatasi anak kurang gizi.
 
Indomaret dan UNICEF akan kembali mengadakan kunjungan untuk melihat perkembangan program yang telah berlangsung. Diharapkan kunjungan selanjutnya dapat dilakukan di kwartal ke-4 tahun 2013

 

Tentang UNICEF Indonesia
UNICEF bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan mitra lainnya untuk memperbaiki kehidupan anak-anak paling rentan melalui dukungan untuk program-program di bidang gizi, kesehatan, air dan sanitasi, pendidikan dan perlindungan anak.

Tentang PT Indomarco Prismatama
Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas ruang penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara tahun 1988. Tahun 1997, perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003, Indomaret meraih penghargaan “Perusahaan Waralaba yang Unggul″ dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Hingga April 2013, Indomaret memiliki 7.719 gerai

 

 
Search:

 Kirimkan artikel ini

unite for children