UNICEF dan Bidan-Bidan Papua Melawan Malaria
Waiya, Papua- 23 September 2008 - Malaria adalah salah satu penyebab komplikasi kandungan untuk para wanita Indonesia sekarang. Ibu-ibu hamil yang terjangkit penyakit ini bisa mengalami keguguran, anemia serta pendarahan dan para ibu yang tinggal di daerah pedesaan memiliki resiko yang paling besar terkena malaria.
Para Bidan di Garis Depan Tentu saja, pemeriksaan-pemeriksaan tersebut tidak akan berhasil baik jika orang yang menggunakan tidak tahu bagaimana caranya. Itulah sebabnya UNICEF bekerjasama dengan dinas-dinas kesehatan untuk melatih para bidan desa untuk meneliti, memberikan perawatan dan pencegahan. Bidan desa di tempat Erna tinggal, Lea, menerima pelatihan pada tahun 2007, sehingga dia mengerti kenapa harus meminta Erna untuk cepat membawa Jennifer untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut. Jika RDT menunjukkan seorang ibu terkena malaria, Lea akan memberikan perawatan. Petunjuknya jelas tertulis di poster UNICEF yang tertempel di dinding kliniknya dan menunjukkan obat-obatan apa yang diberikan tergantung dari umur kehamilan dan jenis malarianya. “Ini semua sangat membantu saya untuk menjadi petunjuk karena saya tahu sekarang kalau saya memberikan perawatan yang benar,” kata Lea. “Dulu saya sering takut memberi obat untuk ibu hamil karena khawatir obat-obatan itu akan berpengaruh ke bayi yang dalam kandungan. Kadang-kadang saya tidak memberikan obat apapun karena takut salah.” Bila hasil test nya negative, Lea memusatkan perhatiannya pada pencegahan malaria, meyakinkan si ibu hamil tidak terkena malaria selama masa kehamilannya. Dalam program ini, setiap ibu hamil mendapat satu kelambu berinsektisida gratis serta petunjuk cara penggunaan dan perawatannya. “Kelambu berinsektisida tersebut sangat berguna karena ini merupakan cara terbaik untuk perlindungan ibu hamil dari malaria. Program ini juga menarik banyak ibu-ibu hamil untuk datang ke klinik tidak hanya untuk kelambu tetapi saya juga bisa memeriksa kehamilannya,” katanya. Menjangkau Masyarakat Sebagai satu dari 7 bidan yang bekerja di kecamatan Depapre, pengetahuan Lea dan keahliannya untuk memerangi malaria sangat diperlukan. Depapre adalah wilayah yang berpenduduk lebih dari 5,000 orang, yang tersebar di 11 desa terpencil dan bagi banyak warga desa, pelayanan dari Lea merupakan satu-satunya pelayanan kesehatan yang dapat mereka jangkau. Dengan melatih para bidan desa seperti Lea untuk bisa mendiagnosa, merawat dan mencegah malaria, UNICEF membantu mengurangi angka kejadian malaria di daerah-daerah tersebut dimana layanan kesehatan lain tidak dapat mereka jangkau. Kembali ke puskesmas, sample darah Jennifer sudah diambil dan Erna harus menunggu hasilnya. Walaupun jika hasil testnya positif malariapun, paling tidak ibu muda tersebut bisa tetap tenang karena anaknya akan mendapat perawatan kesehatan yang berkualias, di desanya sendiri.
Kegiatan Utama UNICEF Baca tentang kegiatan program UNICEF lainnya di Indonesia:
Juga baca bagian khusus tentang: |