Kisah Nyata

Esai foto

Kisah nyata dari penjuru Indonesia

 

Menghitung Biaya untuk Pendidikan Anak-Anak

Menciptakan lingkungan belajar yang baik untuk anak-anak tidak harus berbiaya tinggi jika kita menggunakan strategi yang tepat, demikian kesimpulan sebuah penelitian terbaru.

Dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya, CLCC, upaya menciptakan lingkungan belajar yang baik ini bermula dari inisiatif bersama pemerintah Indonesia, UNICEF dan UNESCO pada 1999 untuk mendukung upaya pemerintah merealisasi manajemen berbasis sekolah. Hingga saat ini, sudah sekitar 6,700 sekolah umum dan madrasah yang melaksanakan program ini.

Analisis biaya CLCC ini di lakukan oleh Centre for Strategic and International Studies atas dukungan UNICEF. Penelitian ini meliputi permasalahan biaya, pengeluaran dan pendanaan CLCC. Rencananya, hasil dari riset ini akan menjadi pegangan untuk pemerintah dalam pendanaan program tersebut.

Penelitian ini difokuskan di kabupaten Bone, Probolinggo dan Maluku Tenggara Barat. Hasilnya menunjukkan bahwa alokasi dana yang efektif, beserta koordinasi yang baik antara lembaga pemerintahan yang terkait, dan penggunaan kapasitas sumber daya manusia yang efisien membantu mencapai hasil yang lebih baik.

Di Bone contohnya, pemerintah memperluas model CLCC meliputi 27 kecamatan dengan 600 juta rupiah (60,000 USD) di bawah koordinasi yang dari dinas pendidikan setempat, kanton departemen agama, Bappeda dan DPRD. Jumlah ini tidak lebih dari 0.7 persen dari total pengeluaran langsung pendidikan. 

Penelitian ini merekomendasikan cara-cara untuk mengurangi biaya lebih rendah lagi, yaitu seperti dengan mengurangi jumlah anggota panitia, menggunakan fasilitas pemerintah (bukannya swasta) dan memastikan bahwa aktivitas-aktivitas tertentu diselenggarakan pada tingkat gugus (bukan kabupaten), untuk mengurangi biaya transportasi dan akomodasi. Hasil akhir penelitian ini akan di luncurkan pertengahan tahun ini (2009).

 

 

 

 

 

Link Terkait

unite for children