Perlindungan Anak

Sekilas - Perlindungan Anak

Upaya UNICEF - Perlindungan Anak

 

Upaya UNICEF - Perlindungan Anak

© UNICEF/IDSA/act_019/estey
Setelah tujuh bulan terpisah dari keluarganya, Khairuddin akhirnya dipersatukan kembali dengan ibunya, Yuslaini, yang tidak bersama keluarganya saat terjadi musibah.

(Lanjutan dari Sekilas - Perlindungan Anak)

Sebagai lembaga internasional yang dikenal piawai dalam perlindungan anak, program-program UNICEF terfokus pada masalah-masalah pelanggaran, kekerasan, eksploitasi anak dan pencatatan kelahiran.

Bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, UNICEF merumuskan kebijakan-kebijakan perlindungan anak dan implementasi pengesahan anak secara hukum terutama anak yang tinggal di daerah konflik dan bencana.

UNICEF mendukung perkembangan dan implementasi perundang-undangan, kebijakan dan program-program di tingkat nasional maupun daerah seperti misalnya Undang-undang Perlindungan Anak, Rencana Aksi Nasional terhadap Perdagangan Anak dan kebijakan nasional bagi anak-anak yang terpisah dari keluarganya.

 Program Perlindungan Anak UNICEF juga bermitra dengan masyarakat madani, sektor swasta, aparat penegak hukum, wakil rakyat, pekerja sosial dan anak-anak dalam upaya menciptakan kerangka kerja yang komprehensif. Disamping itu, pencatatan kelahiran untuk semua juga digalakkan untuk mencegah pelanggaran, kekerasan dan eksploitasi terhadap anak-anak.

Dalam hal ini, UNICEF mendukung pengembangan mekanisme pelaporan pelecehan terhadap anak. Badan ini juga mendorong survei pelanggaran anak-anak di enam kota besar di Indonesia dan penelitian-penelitian di dua kabupaten di daerah timur Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Informasi Media

Anak-anak yang terabaikan, terlupakan, dan tak terjangkau (PDF)
Jakarta, 12 Januari 2006 – ...UNICEF mengecam maraknya kekerasan terhadap anak sebagai pelanggaran terhadap hak anak...

Lembar fakta tentang Eksploitasi Seks Komersil dan Perdagangan Anak (PDF)
Di Indonesia, diperkirakan ada sekitar 30 persen pelacur perempuan berusia di bawah 18 tahun...

unite for children