Sekilas Pandang

Sekilas pandang

Sejarah Singkat UNICEF di Indonesia

 

Sekilas pandang

© UNICEF/IDSA/007/Donnan

Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 18.000 pulau yang tersebar di antara Samudera Hindia dan Pasifik. Indonesia terkenal sebagai Negara berpenduduk terbesar  keempat di dunia karena dihuni oleh sekitar 240 juta jiwa. Angka ini pun masih berkembang karena pertambahan sekitar 3 juta jiwa tiap tahunnya. Populasi urban bertambah cepat sekali sehingga menimbulkan masalah tersendiri di pelbagai kota besar di Indonesia untuk menyediakan lahan perumahan dan layanan sosial. Negeri ini juga masih terpuruk oleh dampak krisis moneter berkepanjangan yang mulai menimpa pada 1997. Indonesia baru memulai sebuah era demokrasi setelah bertahun-tahun didera ketidakpastian ekonomi dan hiruk pikuk politis.

 Bencana alam pun silih berganti menghantam Indonesia karena memang letaknya di sepanjang lempeng tektonik aktif sehingga rawan gempa berkekuatan tinggi. Gempa bumi hebat dan gelombang tsunami pada Desember 2004 telah meluluhlantakkan propinsi Aceh dan sebagian Sumatera Utara. Bencana ini menewaskan sekitar 200.000 jiwa. Sementara ratusan ribu korban lain kehilangan sanak saudara, harta benda dan rumah.

Keberagaman suku di Indonesia sering memicu konflik politis dan konflik antar masyarakat yang , terutama sering terjadi di wilayah Kalimantan, Sulawesi Tengah, Aceh dan Papua. Puluhan ribu jiwa melayang. Banyak orang trauma dan tidak sedikit yang kehilangan tempat tinggal karena konflik tersebut. Pada umumnya yang menjadi korban adalah wanita dan anak-anak yang diperkirakan mencapai sekitar 1,4 juta orang.
Tantangan yang dihadapi sekarang antara lain masalah kemiskinan, pemberantasan terorisme, transisi menuju pemerintahan yang demokratis setelah rezim otoriter selama empat dekade, reformasi di bidang perbankan dan hukum, pemberantasan korupsi dan pemecahan konflik politis dan konflik kedaerahan yang masih terjadi.

 

 
Search:

 Kirimkan artikel ini

unite for children