AJI dan UNICEF Sampaikan Penghargaan Tahunan Ketiga untuk Karya Jurnalistik Terbaik Tentang AnakJakarta, 17 Desember 2008: Hari ini, di hotel Nikko Jakarta, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Badan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Anak, UNICEF, untuk ketiga kalinya menyampaikan Penghargaan untuk Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak. Penghargaan ini pertama kali diberikan AJI dan UNICEF pada tahun 2006. Pada awal dimulainya inisiatif ini, Penghargaan hanya diberikan kepada jurnalis media cetak di Indonesia. Namun sejak tahun lalu, Penghargaan ini juga diberikan kepada jurnalis radio dan televisi. Ketika seleksi dilakukan untuk pertama kalinya tahun 2006, sebanyak 134 karya jurnalis media cetak diterima oleh panitia. Tahun lalu, jumlah karya yang diajukan dari media cetak, radio dan televisi berjumlah 110, dan tahun ini panitia menerima 276 karya jurnalistik. Panitia menilai peningkatan jumlah karya jurnalistik tentang anak ini menunjukkan perhatian media yang semakin besar terhadap isu-isu tentang anak yang diharapkan juga disertai peningkatan kualitas liputan yang berperspektif anak. Selain mendapatkan sertifikat penghargaan dari AJI-UNICEF, pemenang juga mendapatkan hadiah berupa uang tunai dari Mayora, sponsor tahun ini, senilai total Rp 66 juta. Pemenang pertama per kategori menerima hadiah Rp 10 juta, pemenang kedua Rp 7 juta dan Rp 5 juta bagi pemenang ketiga. Dr. Gianfranco Rotigliano, Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia mengatakan, ”Media, dengan kemampuannya dalam menjangkau, memberikan informasi, memberi pendidikan dan mengubah perilaku, merupakan alat yang sangat kuat dalam era masyarakat global saat ini. Kita perlu memberi peluang dan dorongan kepada media dan personilnya untuk membuat karya-karya jurnalistik mengenai anak, menerapkan prinsip-prinsip jurnalisme investigatif yang handal, mendidik masyarakat luas mengenai isu-isu yang berkaitan dengan anak, sekaligus juga beradvokasi bagi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik.” Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh. "Kompetisi ini perlu terus diselenggarakan agar gagasan berspekpektif anak terus berkembang," katanya. AJI dan UNICEF berkomitmen untuk memberikan penghargaan ini setiap tahun untuk mendorong motivasi jurnalis dalam meningkatkan kualitas karyanya dan menyoroti isu-isu tentang anak dengan memperhatikan prinsip-prinsip jurnalisme yang baik dan perlindungan terhadap hak-hak anak. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi: AJI: Rach Alida Bahaweres, PO Penghargaan AJI-UNICEF 2008, telp. 081330392480 atau UNICEF: Kendartanti Subroto, Communication Specialist, telp. 0818 913 620
Link Terkait |