UNICEF memulai kampanye pendidikan tentang flu burung untuk membantu anak-anak Indonesia
MOJOKERTO, Indonesia, 19 Desember 2007 – UNICEF telah memulai kampanye yang mendidik para murid sekolah dasar di Indonesia atas bahaya ancaman flu burung. Sekitar 50.000 sekolah ditarget dalam program yang akan terus bergulir dalam beberapa bulan mendatang. Setiap sekolah akan menerima satu paket yang memuat beragam alat edukasi yang menggunakan karakter-karakter dari sebuah program televisi yang terkenal. UNICEF bekerjasama dengan tim kreatif dari dari program TV tersebut untuk mengembangkan sebuah program kartun dan iklan layanan masyarakat yang juga akan ditayangkan dibeberapa stasiun TV. “Kartun ini benar-benar bagus karena kita jadi mengerti kenapa flu burung berbahaya,” ujar Ayu Novisia, seorang pelajar kelas 6 di SD Kebonagung, Jawa Timur. Program tersebut juga akan diajarkan di sekolah-sekolah dasar dukungan UNICEF yang menggunakan program MBS. Disekolah-sekolah ini, para guru sudah sangat memahami cara-cara kreatif untuk mendidik para pelajar, termasuk tentang ancaman dari bahaya-bahaya yang ada disekitar mereka. Informasi yang dapat menyelamatkan nyawa “Membelajari isu-isu terkini adalah bagian penting dalam proses pendidikan setiap anak, dan pengetahuan tentang pencegahan dari bahaya flu burung adalah informasi yang sangat penting,” ujar Sinung Kristanto, kepala kantor perwakilan UNICEF di Jawa Timur. Atas dukungan dana pemerintah Jepang dan Kanada, UNICEF terus bekerjasama dengan Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemic Flu Burung (KOMNAS FBPI) serta beberapa badan PBB dan organisasi-organisasi lainnya, untuk membangun kesadaran masyarakat atas bahaya flu burung. Indonesia masih menjadi negara yang paling banyak korban manusianya, dimana 90 persen dari mereka yang terinfeksi meninggal dunia. “Lebih dari 40% korban manusia adalah anak-anak. Maka dari itu penting sekali bagi mereka untuk belajar melindungi diri mereka sendiri dari ancaman flu burung,” ujar ketua harian KOMNAS FBPI, Bayu Krisnamurthi. “Virus ini akan terus berada diantara kita. Jadi kita harus mengintegrasikan informasi-informasi penting yang dapat menyelamatkan nyawa anak-anak kita dari bahaya ini atau ancaman lain disekitar mereka.”
Informasi terkait Video UNICEF's Suzanna Dayne reports on a new educational campaign in Indonesia that is spreading awareness about avian influenza. Broadcast-quality video on demand from the The Newsmarket |