Masyarakat Pedesaan Menemukan Kunci untuk Memenangkan Perang terhadap Flu Burung di Indonesia
Tenggulun Timor, 6 Juni 2007 — Pepatah mengatakan,”Ide terbaik adalah ide yang sederhana” dan oleh karena itulah UNICEF Indonesia berharap bahwa kehadiran perlengkapan pencegahan flu burung akan menjadi salah satu gagasan yang terbaik. Paket Pencegahan Flu Burung, atau yang dikenal dengan AI Kit, adalah sebuah gagasan sederhana yang membantu menyebarkan pesan kepada setiap anggota masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan yang sederhana dalam rangka menurunkan resiko penularan penyakit mematikan ini. Saat ini Indonesia berada di peringkat pertama di dunia untuk jumlah kasus dan kematian flu burung. Hampir 100 orang telah mengidap virus tersebut dan sebagian besar dari mereka meninggal. Anak-anak sangat rentan terhadap ancaman virus flu burung. Sekitar 40% dari seluruh penderita flu burung adalah anak-anak. Kenyataan inilah yang menyebabkan UNICEF mengembangkan ide untuk menyediakan peralatan sederhana yang mencakup seluruh tindakan dasar untuk mencegah penyebaran flu burung. Peralatan tersebut mencakup masker, sarung tangan, sabun, materi komunikasi dan video mengenai pencegahan flu burung. Berbagai perlengkapan tersebut ditambah dengan spanduk raksasa yang dapat dipasang di setiap sudut desa bertujuan untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu tanggap dan waspada terhadap penyebaran virus flu burung. Dengan bantuan dana dari Jepang, UNICEF bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia telah memproduksi 100.000 Paket Pencegahan Flu Burung. Peralatan tersebut didistribusikan ke enam propinsi yang maduk kategori resiko tinggi. Di desa-desa tersebut, para pemuka masyarakat mengadakan musyawarah desa untuk membahas permasalahan flu burung di daerah mereka serta cara menggunakan paket tersebut. Tujuan utama dari kegiatan tersebut ialah untuk menunjukkan langkah sederhana yang dapat membuat semua orang dapat hidup aman dan sehat dari ancaman flu burung. Program pembagian Paket Pencegahan Flu Burung ini diluncurkan di desa Tanggulun Timur di Jawa Barat, salah satu propinsi yang paling parah mengalami kasus flu burung di Indonesia, pada hari Kamis (31/5). Ketua Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (KOMNAS FBPI) bekerja sama dengan pemerintah lokal dan beberapa selebritis memberikan dukungan mereka pada acara peluncuran yangjuga jadi bagian kegiatan kampanye nasional melawan flu burung.
"Kewaspadaan masyarakat merupakan kunci untuk memastikan bahwa kampanye flu burung berhasil dan perlengkapan pencegahan flu burung dapat menjadi perangkat yang efektif untuk memberantas flu burung", ujar Ketua Harian KOMNAS FBPI Bayu Krisnamurthi. “Masyarakat perlu menyadari bahwa setiap orang harus mengambil tindakan untuk mencegah merebaknya wabah, terutama di tingkat pedesaan dimana resiko tertular sangat tinggi,” kata Bayu. Hadiurnya paket perlengkapan tersebut telah berhasil memicu diskusi hangat di kalangan masyarakat. "Apa yang harus saya lakukan apabila ayam saya mati mendadak?" tanya seorang perempuan warga Desa Tanggulun. "Bagaimana saya dapat memastikan bahwa anak saya telah terlindungi,” tanya lainnya. Jawabannya jelas. Laporkan kepada pihak berwenang setempat dan jangan sentuh unggas kecuali anda menerapkan prosedur keselamatan yang ketat dan jangan biarkan anak-anak mengurus unggas peliharaan. Paket Pancegahan Flu Burung hanya merupakan salah satu dari berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan UNICEF. Kampanye Nasional TANGGAP FLU BURUNG telah diluncurkan oleh UNICEF dan KOMNAS FBPI di September tahun lalu. Tahun ini, UNICEF, dengan dukungan dari Kanada dan Jepang, merencanakan untuk mengadakan lebih banyak kegiatan mulai dari tingkat nasional sampai tingkat masyarakat. Seberapa besar tingkat kesuksesan Paket Pencegahan Flu Burung? Hanya waktu yang dapat menjawabnya. Namun pemerintah daerah di Tenggulun Timur sudah terinspirasi untuk membangun fasilitas cuci tangan umum di tengah-tengah desa. Dan hanya satu hari setelah peluncuran paket tersebut, sebuah waralaba kedai kopi internasional yang terkenal meminta contoh paket tersebut kepada UNICEF dalam rangka mendidik para pegawai dan pelanggan mereka mengenai cara-cara pencegahan flu burung. Semoga saja banyak hal yang baik yang dapat sungguh-sungguh terwujud dari gagasan yang sederhana ini.
|