Aceh & Nias
UNICEF melindungi hak-hak anak-anak korban tsunami di Banda Aceh Desang Tibang di Banda Aceh merupakan salah satu desa yang diluluh lantahkan oleh gempa dan gelombang tsunami pada akhir tahun 2004. (baca lanjut)
52 sekolah telah selesai, 107 lagi tengah dibangun oleh UNICEF 52 sekolah, atau 1 sekolah per minggu, merupakan hasil yang luar biasa yang telah dicapai oleh UNICEF sejak dibukanya sekolah permanen pertama yang dibuat sejak setahun yang lalu. (baca lanjut) 14 sekolah yang telah dibangun oleh UNICEF diresmikan Pencapaian luar biasa - 100 sekolah. Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, bulan ini telah meresmikan SDN 96 di Neusu Aceh, Baiturrahman, Banda Aceh yang menandai sekolah ke 100... (baca lanjut)
"Membuat rumah makin bersih dan aman adalah tanggung jawab kita" Lebih dari 250 peserta menghadiri lokarya dua hari mengenai kebersihan rumah... (baca lanjut)
Proyek Pembangunan Sekolah Permanen UNICEF di Aceh dan Sumatera Utara UNICEF telah membulatkan tekadnya untuk membangun lebih dari 300 sekolah permanen baru yang anti-gempa dan bersifat ramah anak di tujuh daerah yang tertimpa bencana tsunami dan gempa bumi di Aceh dan Nias, pulau di pinggiran Sumatera Utara. Sampai hari ini sudah lebih dari 230 lokasi sekolah terseleksi atas kerjasama dengan masyarakat sekitar, pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota, dan pemerintah daerah tingkat propinsi. Ini merupakan bagian dari investasi senilai 90 juta dolar Amerika bagi sistem pendidikan di Aceh dan Sumatera Utara yang diharapkan dapat diselesaikan selambat-lambatnya dalam tiga tahun (selengkapnya dalam file pdf).
Baca berita UNICEF dari Aceh & Nias
PERKIRAAN JADWAL UNTUK PEMBANGUNAN SEKOLAH PERMANEN DI ACEH DAN NIAS Pembangunan sekolah Muhammadiyah 1 & 2 di Banda Aceh adalah sebuah proyek percontohan, dan merupakan pengalaman yang berharga bagi UNICEF serta badan organisasi PBB the United Nations Office for Project Services(UNOPS). Kedua sekolah ini dipilih sebagai contoh untuk memudahkan UNICEF bersama pemerintah menguji coba model ‘ramah-anak’, agar kedepannya model ini dapat ditiru dalam pembangunan sekolah di Aceh dan Nias (selengkapnya dalam file pdf). (dokumen PDF butuh Acrobat Reader)
|