Pusat Media

Informasi media

Darurat

Flu Burung

Aceh & Nias

UNICEF Newsletters

 

Tambahan Kampanye Imunisasi Campak

BANDA ACEH, Indonesia, 8 Oktober, 2009 – Serangkaian kegiatan kampanye imunisasi campak tambahan akan dilaksankan di tiga provinsi di Indonesia dalam minggu ini. Diharapakan sekitar 2 juta anak-anak antara usia sembilan bulan dan lima tahun akan mendapatkan vaksin untuk melindungi dari penyakit mematikan tersebut. Kampanye ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk mengurangi jumlah kasus dan kematian akibat campak hingga 90 persen pada 2010, dan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium tentang kesehatan anak.

Selama minggu kampanye ini, vaksinasi yang akan diberikan adalah sebagai tambahan vaksinasi dari dosis rutin yang sudah direkomendasikan untuk anak-anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pusat kesehatan dan klinik kesehatan masyarakat setempat (posvandu) yang berada di masing-masing kabupaten di provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Maluku Utara. Vaksin polio juga akan diberikan kepada bayi dan anak-anak yang  baru lahir  sampai usia lima tahun.

"Campak menulari sejumlah besar anak-anak setiap tahunnya dan dapat mengakibatkan komplikasi fatal yang berkaitan dengan radang paru-paru, diare dan kekurangan gizi," kata Angela Kearney perwakilan UNICEF Indonesia.

"Banyak anak yang mampu bertahan dari penyakit ini harus hidup dengan cacat seumur hidup: termasuk kebutaan, tuli atau kerusakan otak. Kenyataan ini sangat tragis dan membuang potensi muda, mengingat campak dapat dicegah., "tambahnya.

Rendahnya cakupan imunisasi campak rutin di tiga provinsi ini telah mengakibatkan mewabahnya penyakit ini di masa lalu. Kampanye ini dipimpin langsung oleh Departemen Kesehatan Indonesia dengan dukungan dari UNICEF dan WHO, dan bertujuan untuk mengurangi resiko wabah lebih lanjut dari virus yang sangat menular ini.

Campak menyerang sistem kekebalan tubuh dengan tingkat resiko paling tinggi menyerang khususnya anak-anak di bawah usia lima tahun. Mayoritas kematian campak terjadi di negara-negara dengan cakupan imunisasi rutin yang rendah, dan di mana dosis kedua vaksin tidak tersedia melalui layanan imunisasi rutin atau melalui kampanye masal.

Berdasarkan estimasi bersama oleh WHO dan UNICEF, meskipun Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir dalam peningkatkan cakupan imunisasi rutin, Indonesia masih menempati peringkat keempat di antara negara-negara dengan sejumlah besar anak-anak yang tidak divaksin atau hanya mendapatkan sebagian vaksinasi saja.

Upaya peningkatkan cakupan vaksinasi telah terlihat dari usaha Departemen Kesehatan dan badan pemerintah lainnya yang bekerjasama dengan UNICEF dan WHO dengan memperkuat kegiatan imunisasi rutin, imunisasi tambahan, dan mobilisasi seluruh masyarakat untuk memvaksinasi setiap anak.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Kampanye Imunisasi Campak di Indonesia bulan ini hubungi Dr Vinod Bura Spesialis Kesehatan UNICEF 0811 166 1770, atau Melna Saraswati 0812 699 0506

 

 

 

 

Link Terkait






unite for children