Kesehatan & Gizi

Sekilas - Kesehatan & Gizi

Upaya UNICEF - Kesehatan & Gizi

 

Upaya UNICEF - Memerangi Flu burung

© IDSA/2007/Purnomo

Lanjutan dari "Sekilas - Flu Burung"

UNICEF Indonesia bekerjasama dengan organisasi PBB yang lain, termasuk Badan Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Pangan dan Pertanian ( FAO), pemerintah Indonesia serta mitra-mitra lainnya untuk mengendalikan flu burung juga untuk mencegah pandemi influenza pada manusia.

UNICEF secara khusus memusatkan perhatian pada kegiatan-kegiatan komunikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai flu burung dan memberitahu masyarakat luas bagaimana secara efektif mereka dapat ikut mencegah penularan flu burung dari unggas ke manusia.

Bersama dengan mitra PBB dan Pemerintah Indonesia, UNICEF telah meluncurkan kampanye Tanggap Flu Burung pada bulan September 2006. Kampanye ini meliputi pemasangan iklan-iklan layanan masyarakat baik di televisi maupun radio, konser-konser, pemasangan baliho, pembagian brosur dan bahan-bahan kampanye lainnya. Kampanye dengan informasi yang lengkap dan kritis tersebut telah menjangkau jutaan orang di Indonesia. UNICEF juga mempersiapkan serangkaian bahan-bahan baru untuk kegiatan ”Tanggap Flu Burung”  termasuk diantaranya adalah program kampanye kesadaran masyarakat ditujukan untuk anak-anak usia sekolah yang meliputi permainan-permainan, film animasi dan iklan layanan masyarakat di televisi untuk anak-anak.

Pada tahun 2007, UNICEF Indonesia dan Komisi Nasional Penanggulangan Avian Influenza dan Persiapan Pandemi (Komnas FBPI) meluncurkan sebuah kampanye Desa Tanggap Flu Burung, untuk mempromosikan penggunakaan perlengkapan avian influenza. Perlengkapan tersebut terdiri dari perlengkapan perlindungan diri berupa masker dan sarung tangan serta bahan-bahan komunikasi seperti misalnya VCD, booklet, stiker, dan pamflet untuk membantu para kepala desa mempromosikan kesadaran akan pencegahan flu burung kepada warganya.

UNICEF saat ini sedang mengembangkan program Sekolahku Tanggap Flu Burung yang dimulai akhir tahun lalu di lebih 50,000 sekolah diseluruh Indonesia. Perlengkapan pendidikan untuk para siswa telah dibagikan untuk mendukung program tersebut. Perlengkapan yang dibagikan termasuk diantaranya adalah buku komik yang tokoh-tokohnya diambil dari sinetron yang terkenal Bajaj Bajuri serta beberapa bahan-bahan yang menarik dan menghibur untuk anak-anak.

Semua kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya flu burung tersebut dapat dilaksanakan karena dukungan dari rencana aksi flu burung UNICEF – kampanye mobilisasi sosial yang meliputi pelatihan untuk ribuan pengajar flu burung dan mengerahkan jutaan orang untuk langsung terlibat untuk pencegahan flu burung. Untuk mendukung mobilisasi sosial tersebut, UNICEF membagikan bahan-bahan untuk promosi ke ribuan desa yang termasuk dalam daerah berisiko flu burung, bekerja sama dengan pemimpin masyarakat dan agama sekaligus juga dengan kelompok-kelompok perempuan. UNICEF pun juga terlibat dalam penyusunan perencanaan persiapan pandemi di Indonesia khususnya untuk mengkampanyekan dampak dari pandemi.

Sebagai tambahan untuk kampanye di media massa, UNICEF bekerjasama dengan pemerintah untuk mendukung hubungan baik dan komunikasi dengan media di Komnas FBPI sebagai  badan yang mengendalikan kegiatan-kegiatan penanggulangan flu burung. UNICEF juga melaksanakan pelatihan-pelatihan untuk para jurnalis guna menambah kualitas dan kuantitas pemberitaan mengenai flu burung. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Informasi terkait

UNICEF Indonesia mendukung upaya masyarakat dalam memerangi flu burung

Desa Curug, Banten, 16 July 2007 - Ratusan anggota masyarakat di desa Curug beserta para pejabat dan wakil UNICEF beberapa saat yang lalu merayakan peluncuran set peralatan yang dapat membantu masyarakat dalam memerangi flu burung. (baca lanjut)


unite for children