Kesehatan & Gizi

Sekilas - Kesehatan & Gizi

Upaya UNICEF - Kesehatan & Gizi

 

Sekilas - Flu Burung

UNICEF-Indonesia_6_111006_edypurnomo
© UNICEF-Indonesia_6_111006_edypurnomo

Indonesia, negara kepulauan terbesar terbesar di dunia, berada di garis depan melawan penyakit yang mematikan yaitu avian influenza atau AI. Penyakit yang lebih dikenal sebagai flu burung ini disebabkan oleh virus H5N1 yang secara umum lebih banyak ditemukan pada unggas. Sejak tahun 2003, penyakit ini telah menyebar dari burung-burung di Asia ke Timur Tengah, Eropa dan Afrika. Dalam kasus-kasus yang tertentu, manusia juga dapat terkena penyakit ini, umumnya karena berhubungan dengan unggas-unggas yang sakit. Sampai saat ini, lebih dari kasus AI pada manusia sudah tercatat di seluruh dunia, dan lebih dari 200 diantaranya meninggal dunia.

Kematian-kematian yang tragis tersebut hanyalah ujung dari gunung es. Saat ini H5N1 tidak menular dengan mudah dari unggas ke manusia, atau dari manusia ke manusia. Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa H5N1 memiliki potensi untuk menjadi penyebab pandemi influenza di dunia. Jika terjadi pandemi, jumlah orang yang terkena dan kematian akan sangat banyak, diikuti dengan dampak-dampak ekonomi dan sosial.

Indonesia saat ini berada di tengah krisis flu burung. Kasus flu burung pertama kali dilaporkan Indonesia pada tahun 2003. Penyakit ini sekarang endemis di populasi ayam dibeberapa daerah di Indonesia; jutaan unggas mati karena penyakit ini dan juga dimusnahkan sebagai wujud penanganan kasus penularan flu burung.

Untuk kasus flu burung pada manusia pertama kali dilaporkan pada tahun 2005. Sejak itu Indonesia sudah mencatat lebih dari 130 kasus flu burung pada manusia dan lebih dari 110 korban meninggal – paling tinggi di dunia. Di Indonesia, anak-anak merupakan salah satu kelompok yang paling beresiko terkena penyakit ini karena sekitar 40 persen dari korban flu burung adalah-adalah mereka yang berusia dibawah 18 tahun.

Baca tentang upaya UNICEF dalam memerangi flu burung di Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
unite for children